Minut- Warga Desa Lihunu, Kecamatan Likupang Timur, tidak lagi harus menempuh sekitar 7 kilometer hanya untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara lewat Dinas Perdagangan menggelar Pasar Murah Bersubsidi khusus wilayah kepulauan di Desa Lihunu, Pulau Bangka, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini diharapkan menjawab persoalan akses pangan yang selama ini dialami warga kepulauan akibat terbatasnya distribusi dan mahalnya biaya transportasi.
Warga Lihunu, Elias Buhago, menceritakan sulitnya memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah. Pada pasar murah sebelumnya yang digelar di Desa Kahuku, warga Lihunu bahkan harus berjalan kaki untuk berbelanja.
“Kami pernah berjalan kaki sekitar 7 kilometer dari Lihunu ke Kahuku untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah”, kata Elias.
Kondisi itu memperlihatkan bahwa masalah pangan di kepulauan tidak hanya soal harga, tetapi juga akses. Jarak antardesa dan ongkos transportasi membuat warga harus mengeluarkan biaya tambahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal ini kian penting karena Desa Lihunu termasuk wilayah rawan pangan di Kabupaten Minahasa Utara. Karena itu, penyediaan bahan pokok bersubsidi oleh pemerintah dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga harga tetap terjangkau sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan pangan.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar setelah mendapat subsidi dari pemerintah daerah.




Tinggalkan Balasan