Lawan Efisiensi Anggaran, Pemkab Minut Satu-satunya Daerah Sulut yang Buka Stan di PENAS XVII Gorontalo

GORONTALO — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) menjadi satu-satunya daerah dari Sulawesi Utara yang mendirikan stan pameran di Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII, Gorontalo. Langkah ini diambil meski kebijakan efisiensi anggaran daerah masih berjalan.

Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Ir. Novly G. Wowiling, menyebut kehadiran stan tersebut sebagai bukti dukungan nyata pemerintah daerah terhadap petani sekaligus sarana promosi produk lokal ke kancah nasional.

“Kehadiran stan ini memberikan ruang yang cukup besar untuk mempromosikan berbagai produk pertanian unggulan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Novly.

Menurutnya, langkah ini merupakan cerminan dorongan Bupati dan Wakil Bupati agar pelaku UMKM sektor pertanian di Minahasa Utara dapat mengepalkan sayap bisnis mereka, dengan target pasar antarprovinsi, bukan sekadar pasar lokal.

Penas XVII dinilai strategis karena dihadiri perwakilan seluruh provinsi di Indonesia. Panitia mencatat sekitar 13.000 petani dan nelayan dari berbagai daerah memadati lokasi acara.

Di tengah efisiensi anggaran, Pemkab Minut tetap memprioritaskan alokasi untuk sektor pertanian. Kehadiran tunggal stan Minut yang mewakili seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Utara dijadikan bukti bahwa kesejahteraan petani dan nelayan tetap menjadi agenda utama kepemimpinan bupati dan wakil bupati. Melalui promosi nasional ini, produk pertanian Minahasa Utara diharapkan menarik minat investor dan mitra dagang baru dari berbagai daerah.

Sementara itu, Provinsi Sulawesi Utara turut mencatat prestasi pada pembukaan Penas Petani dan Nelayan XVII yang digelar di GOR David-Tony, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026).

Di hadapan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Provinsi Gorontalo H. Gusnar Ismail, M.M., mengungkapkan bahwa Sulawesi Utara mendominasi sebagai kontingen dengan jumlah peserta terbanyak di luar tuan rumah.

“Sulut merupakan provinsi dengan jumlah peserta terbanyak. Yang terdaftar di panitia ada 1.574 orang dari Sulut. Ini di luar tuan rumah Gorontalo,” kata Gusnar Ismail saat menyampaikan ucapan selamat datang pada pembukaan acara, Sabtu (20/6/2026).

Kehadiran ribuan peserta dari Sulut yang dikombinasikan dengan aksi all-out stan pameran Pemkab Minut menegaskan sinergi kuat daerah tersebut dalam memajukan kedaulatan pangan di pentas nasional.

Posted In :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *